Minggu, 17 April 2011

Manfaat IT dalam Media Pembelajaran

PENDAHULUAN

Teknologi informasi (Information Technology) biasa disingkat TI, IT atau infotech.
Dalam Oxford English  Dictionary (OED2)  edisi ke-2 mendefenisikan teknologi informasi
adalah hardware dan software, dan bisa termasuk di  dalamnya jaringan dan telekomunikasi
yang  biasanya  dalam  konteks  bisnis  atau  usaha.  Teknologi  informasi  (Information
Technology) biasa disingkat TI, IT atau infotech. Dalam Oxford English Dictionary (OED2)
edisi  ke-2  mendefenisikan  teknologi  informasi  adalah  hardware  dan  software,  dan  bisa
termasuk di  dalamnya jaringan dan telekomunikasi yang biasanya dalam konteks bisnis atau
usaha.  Teknologi  komputer  merupakan  teknologi  yang  berhubungan  dengan  perangkat
komputer, komputer dapat dikendalikan oleh program yang terdiri atas sederetan instruksi.
Komputer akan bertindak sesuai instruksi yang diterimanya dari program.
Di masa lalu banyak sekali permasalahan tentang pembalajaran yang kurang efektif
karena  keterbatas  alat  atau  media  pembelajaran  baik.  Hal  ini  membuat  sebagian pengajar
merasa  bingung  untuk  melakukan  inovasi  dalam  pembelajaran  agar  peserta  didik  lebih
tertarik dengan pembelajaran yang dilakukan.
Dengan  adanya  perkembangan  teknologi  saat  ini,  diharapkan  pembelajaran  akan
menjadi menarik dan ada inovasi-inovasi atau terobosan baru dalam pembelajan. Siswa pun
dapat  dengan  mudah  untuk  mencari  bahan  materi  pelajaran  dengan  memanfaatkan
perkembangan teknologi sekarang ini.
   PEMBAHASAN


B.1.  Peranan IT dalam Pendidikan

Pada  dunia  pendidikan  di  Indonesia,  komputer  sudah  diperkenalkan  dan
digunakan di sekolah-sekolah mulai dari pendidikan dasar hingga perguruan tinggi.
Bahkan  untuk  pendidikan  di  kota-kota  besar  komputer  sudah  diperkenalkan  sejak
anak-anak  masuk  taman  kanak-kanak  atau  play  group  untuk  bermain  dan  belajar.
Selain  digunakan  sebagai  alat  bantu  untuk  pembelajaran  interaktif,  juga  bersifat
audio-visual untuk memudahkan proses pembelajaran itu sendiri.
Dengan  komputer  kemudahan  dalam  mencari  dan  menyediakan  bahan-bahan
pembelajaran  juga  bisa  didapatkan,  misalnya  dengan  adanya  konsep  perpustakaan
elektronik  (e-library) atau  buku  elektronik  (e-book).  Ditambah  lagi  dengan  adanya
internet dimungkinkan untuk mencari koleksi perpustakaan berupa buku-buku, modul,
jurnal, makalah, majalah, surat kabar, dan lain sebagainya. Bahkan saat ini sudah bisa
dilakukan pembelajaran jarak jauh melalui internet  yang dikenal dengan electronic
learning  (e-learning).  Beberapa  negara  telah  menerapkan  sekolah  yang
pembelajarannya melalui internet atau semacam universitas terbuka. Mahasiswanya
dapat belajar lewat buku-buku atau modul yang disajikan secara menarik baik dalam
bentuk teks atau audio-visual yang disajikan lewat internet. Bahkan dengan internet
dimungkinkan  untuk  setiap  mahasiswanya  berkomunikasi  dengan  e-mail  bahkan
berinteraksi langsung dengan menggunakan teleconference atau videoconference.
Selain itu banyak pula peralatan laboratorium  yang sudah dilengkapi dengan
komputer  sehingga  alat  tersebut  dapat  bekerja  lebih  teliti  serta  dapat  mengatasi
kendala keterbatasan indra manusia, dan bisa digunakan sebagai sarana simulasi.
B.2.  Penerapan IT dalam Pendidikan

Penerapan  Teknologi  Informasi  dan  Komunikasi  dalam  Pendidikan
Teknologi  pembelajaran  terus  mengalami  perkembangan  seirng  perkembangan
zaman. Dalam  pelaksanaan  pembelajaran  sehari-hari  Makalah Teknologi  Informasi
dan  Komunikasi  sering  dijumpai  kombinasi  teknologi  audio/data,  video/data,
audio/video, dan internet.  Internet merupakan alat komunikasi  yang murah dimana
memungkinkan  terjadinya  interaksi  antara  dua  orang  atau  lebih.  Kemampuan  dan
karakteristik internet memungkinkan terjadinya proses belajar mengajar jarak jauh (E-
Learning) menjadi lebih efektif dan efisien sehingga dapat diperoleh hasil yang lebih baik. Dengan menggunakan E-Learning ada bebera keuntungan yang didapat, antara
lain sebagai berikut:
1.  Menghemat  biaya  pendidikan  secara  keseluruhan  (infrastruktur,  gedung,
laboratorium, buku dll)
2.  Menghemat waktu dalam proses belajar mengajar
3.  Mengurangi biaya perjalanan
4.  Menjangkau  wilayah  yang  lebih  luas,  selama  wilayah  tersebut  terhubung  ke
internet
5.  Melatih  siswa  atau  mahasiswa  lebih  mandiri  dalam  mendapatkan  ilmu
pengetahuan.
Adapun kekurangan menggunakan E-Learning, antara lain sebagai berikut:
1.  Kurangnya interaksi antara dosen dengan mahasiswa
2.  Mahasiswa  yang  tidak  memiliki  motivasi  belajar  yang  tinggi,  akan  cenderung
tertinggal dan gagal.
3.  Tidak semua tempat  terdapat fasilitas internet.
4.  Biaya  akses  internet  khususnya  di  Indonesia  masih  relatif  mahal  jika
dibandingkan dengan negara-negara maju di dunia.
Saat ini teknologi informasi dan komunikasi atau dalam hal ini komputer bukan
hal yang asing lagi bagi kalangan masyarakat luas. Pada dasarnya komputer diajarkan
di  sekolah  untuk  mempermudah  pekerjaan  administrasi  dengan  mengajarkan  dan
memanfaatkan program microsoft office. Program ini diaplikasikan ke mata pelajaran
TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi yang dimasukkan ke dalam Kurikulum
baru.
Tujuan mata pelajaran TIK adalah untuk siswa dapat dan terbiasa menggunakan
perangkat  Teknologi  Informasi  dan  Komunikasi  secara  tepat  dan  optimal  untuk
mendapatkan dan memproses informasi dalam kegiatan belajar, bekerja, dan aktifitas
lainnya  sehingga  siswa  mampu  berkreasi,  mengembangkan  sikap  imaginatif,
mengembangkan  kemampuan  eksplorasi  mandiri,  dan  mudah  beradaptasi  dengan
perkembangan  baru  di  lingkungannya.  Namun  secara  khusus  tujuan  dari  mata
pelajaran TIK adalah :
1.  Menyadarkan  siswa  akan  potensi  perkembangan  teknologi  informasi  dan
komunikasi  yang  terus  berubah  sehingga  siswa  dapat  termotivasi  untuk
mengevaluasi  dan  mempelajari  Teknologi  Informasi  dan  Komunikasi  sebagai
dasar untuk belajar sepanjang hayat. 2.  Memotivasi  kemampuan  siswa  untuk  bisa  beradaptasi  dan  mengantisipasi
perkembangan  Teknologi  Informasi  dan  Komunikasi,  sehingga  siswa  bisa
melaksanakan  dan  menjalani  aktifitas  kehidupan  seharihari  secara  mandiri  dan
lebih percaya diri.
3.  Mengembangkan kompetensi siswa dalam menggunakan Teknologi Informasi dan
Komunikasi  untuk  mendukung  kegiatan  belajar,  bekerja,  dan  berbagai  aktifitas
dalam kehidupan sehari-hari.
4.  Mengembangkan  kemampuan  belajar  berbasis  Teknologi  Informasi  dan
Komunikasi,  sehingga  proses  pembelajaran  dapat  lebih  optimal,  menarik,  dan
mendorong  siswa  terampil  dalam  berkomunikasi,  terampil  mengorganisasi
informasi, dan terbiasa bekerjasama.
5.  Mengembangkan kemampuan belajar mandiri,  berinisiatif, inovatif, kreatif, dan
bertanggungjawab dalam penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi untuk
pembelajaran, bekerja, dan pemecahan masalah sehari-hari.
Beberapa pemanfaatan TIK dalam pembelajaran diantaranya:
1.  Presentasi
Presentasi  merupakan  cara  yang  sudah  lama  digunakan,  dengan  menggunakan
OHP  atau  chart.  Peralatan  yang  digunakan  sekarang  biasanya  menggunakan
sebuah komputer/laptop dan LCD proyektor. Ada beberapa keuntungan jika kita
memanfaatkan  TIK  diantaranya  kita  bisa  menampilkan  animasi  dan  film,
sehingga  tampilannya  menjadi  lebih  menarik  dan  memudahkan  siswa  untuk
menangkap materi yang kita sampaikan. Software yang paling banyak digunakan
untuk  presentasi  adalah  Microsoft  Powerpoint.  Ada  beberapa  hal  yang  harus
diperhatikan  dalam  pembuatan  bahan  presentasi,
diantaranya:
a.  Jangan terlalu banyak tulisan yang harus ditampilkan.
b.  Tulisan jangan terlalu kecil karena harus dilihat oleh banyak siswa.
c.  Perbanyak memasukkan gambar dan animasi
d.  Usahakan bentuk presentasi yang interaktif.
2.  Demonstrasi
Demontrasi  biasanya  digunakan  untuk  menampilkan  suatu  kegiatan  di  depan
kelas, misalnya eksperimen. Kita bisa membuat suatu film caracara melakukan
suatu  kegiatan  misalnya  cara  melakukan  pengukuran  dengan  mikrometer  yang
benar atau mengambil sebagian kegiatan yang penting. Sehingga dengan cara ini siswa bisa kita arahkan untuk melakukan kegiatan yang benar atau mengambil
kesimpulan dari kegiatan tersebut. Cara lain adalah memanfaatkan media internet,
kita  bisa  menampilkan  animasi  yang  berhubungan  dengan  materi  yang  kita
ajarkan (meskipun tidak semuanya tersedia).
3.  Virtual Experiment
Maksud dari virtual eksperimen disini adalah suatu kegiatan laboratorium yang
dipindahkan  di  depan  komputer.  Anak  bisa  melakukan  beberapa  eksperimen
dengan  memanfaatkan  software  virtual  eksperimen  misalnya  Crocodile  Clips.
Software ini bisa didownload di http://www.crocodileclips. com/s3_1.jsp , tetapi
kita harus register dulu untuk mendapatkan active code yang berlaku untuk satu
bulan. Metode ini bisa digunakan jika kita tidak mempunyai laboratorium IPA
yang  lengkap  atau  digunakan  sebelum  melakukan  eksperimen  yang
sesungguhnya.
4.  Kelas virtual
Maksud kelas virtual di sini adalah siswa belajar mandiri yang berbasiskan web,
misalnya menggunakan moodle. Sebagai contoh bentuk kelas maya yang sedang
di kembangkan di MAN 2 Ciamis. Pada kelas maya ini siswa akan mendapatkan
materi, tugas dan test secara online. Sebagai guru memperoleh kemudahan dalam
memeriksa tugas dan menilai hasil ujian siswa. Terutama hasil ujian siswa akan
dinilai  secara  otomatis.  Sebenarnya  banyak  bentuk  pemanfaatan  TIK  lainnya
yang  dapat  digunakan  untuk  membantu  siswa  dalam  proses  belajar  mengajar.
Tetapi semua itu tergantung kepada kita bagaimana cara memanfaatkannya.
B.3.  Kendala dalam Mengimplikasikan IT dalam Pendidikan

Beberapa kendala di Indonesia yang menyebabkan IT dan Internet belum dapat
digunakan  seoptimal  mungkin.  Kesiapan  pemerintah  Indonesia  masih  patut
dipertanyakan  dalam  hal  ini.  Salah  satu  penyebab  utama  adalah  kurangnya
ketersediaan  sumber  daya  manusia,  proses  transformasi  teknologi,  infrastruktur
telekomunikasi dan perangkat hukumnya yang mengaturnya.
Apakah  infrastruktur  hukum  yang  melandasi  operasional  pendidikan  di
Indonesia cukup memadai untuk menampung perkembangan baru berupa penerapan
IT untuk pendidikan ini. Sebab perlu diketahui bahwa Cyber Law belum diterapkan
pada  dunia  Hukum  di  Indonesia.  Selain  itu  masih  terdapat  kekurangan  pada  hal
pengadaan  infrastruktur  teknologi  telekomunikasi,  multimedia  dan  informasi  yang
merupakan  prasyarat  terselenggaranya  IT  untuk  pendidikan  sementara  penetrasi komputer  (PC)  di  Indonesia  masih  rendah.  Biaya  penggunaan  jasa  telekomunikasi
juga masih mahal bahkan jaringan telepon masih belum tersedia di berbagai tempat di
Indonesia..
Untuk itu perlu dipikirkan akses ke Internet tanpa melalui komputer pribadi di
rumah. Sementara itu tempat akses Internet dapat diperlebar jangkauannya melalui
fasilitas di kampus, sekolahan, dan bahkan melalui warung Internet. Hal ini tentunya
dihadapkan kembali kepada pihak pemerintah maupun pihak swasta; walaupun pada
akhirnya  terpulang  juga  kepada  pemerintah.  Sebab  pemerintahlah  yang  dapat
menciptakan  iklim  kebijakan  dan  regulasi  yang  kondusif  bagi  investasi  swasta  di
bidang pendidikan. Namun sementara pemerintah sendiri masih demikian pelit untuk
mengalokasikan  dana  untuk  kebutuhan  pendidikan.  Saat  ini  baru  Institut-institut
pendidikan  unggulan  yang  memiliki  fasilitas  untuk  mengakses  jaringan  IT  yang
memadai.  Padahal  masih  banyak  institut-institut  pendidikan  lainnya  yang  belum
diperlengkapi dengan fasilitas IT.
   KESIMPULAN

 Dalam dunia pendidikan di Indonesia saat ini telah berkembang untuk memasukkan
IT kedalam kurikulum sekolah guna membantu pelaksanaan pembelajaran di sekolah agar
lebih  mudah  dan  menarik.  Banyak  sekali  manfaat  IT  dalam  dunia  pendidikan  ini,  salah
satunya adalah E-Learning, untuk mempermudah pembelajaran jarak jauh. Manfaat lainnya
adalah Internet Service, untuk mempermudah siswa maupun guru mencari referensi materi
pembelajaran  di  sekolah.  Meskipun  penerapan  IT  dalam  dunia  pendidikan  ini  memenuhi
beberapa kendala yang harus diselesaikan oleh pemerinta, tetapi sudah banyak sekolah yang
sudah menerapkan IT atau memasukkan IT kedalam pembelajaran sekolah. Maju terus dunia
pendidikan sekolah di Indonesia.

0 komentar:

Poskan Komentar

Pengikut

Diberdayakan oleh Blogger.
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes